Timun Laut Sebagai Penghambat Sel Kanker

Mentimun laut atau teripang yang banyak ditemukan di perairan Indonesia merupakan antikoagulan ampuh dalam menghambat sel kanker. Berdasar hasil penelitian Jaime Rodriguez, Rita Castro, dan Ricardo Riguera dari Departemen Kimia, Universidad de Santiago de Compostela, Spanyol, menunjukkan bahwa teripang dengan senyawa aktif triterpen glikosida menghambat pertumbuhan tumor pada sel limfoid, sel tumor paru manusia, sel tumor serviks, dan melanoma tikus pada kisaran konsentrasi 0,38 – 0,46 mg/ml (Trubus 441 – Agustus 2006/XXXVII).

Prof. Aleli Gana dan Dr. Florinia Merca dari Fakultas Kimia, University of the Philippines, Filipina menemukan senyawa aktif penghambat pertumbuhan sel kanker bernama lektin. Dalam penelitian medis, lektin telah ditemukan mempunyai efek therapeutic pada Human Immunodeficiency Virus (HIV). Hasil tes laboratorium yang menggunakan sel limfoid, menunjukkan bahwa lektin tumbuhan yang dikenal sebagai jacalin, secara sempurna dapat menghalangi virus HIV. Di samping kemampuannya untuk menggumpalkan sel-sel yang sangat berbahaya, lektin juga berperan sebagai indikator adanya tumor. Penelitian itu mengungkap, teripang pada konsentrasi 50 mikrogram menggumpalkan dan menghadang pertumbuhan sel kanker.

Dalam sidang terbuka bertajuk ‘Kajian Ekstraksi Steroid Teripang Pasir (Holothuria scabra) Sebagai Sumber Testosteron Alami’ pada 4 Agustus 2008, seorang mahasiswa s3 Teknologi Industri Pertanian Institut Pertanian Bogor, Kurnia Harlina Dewi mengungkapkan bahwa teripang juga mengandung bahan aktif antihipertensi, antibakteri, antifungi (anti jamur), antikanker, antikoagulan (anti penggumpal) dan lain-lainnya. Khasiat lain dari biota laut ini ialah melancarkan peredaran darah, meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan ASI, meningkatkan vitalitas, menurunkan kadar kolesterol, menyetabilkan gula darah, mempercepat regenerasi sel, dan sebagainya.

Di Indonesia, penangkap dan pengolah teripang berasal dari Madura dan Sulawesi Selatan. Salah satu jenis teripang yang dikenal yaitu teripang pasir (Holothuria scabra). Saat ini, teripang Indonesia diekspor 2600 ton per tahun. Olahan teripang berupa teripang kering, gonad kering (konoko), dan usus asin. Orang-orang Tionghoa percaya mengonsumsi teripang akan membawa keberuntungan. Biasanya teripang dimasak dengan cara ditumis, capcai atau dibuat sup haisom.

First Post

Bismillaahirrahmaanirrahiim